topmetro.news, Jakarta – Pemkab Tapanuli Utara terus berkomitmen mempercepat pembangunan infrastruktur dan memperkuat konektivitas antarwilayah.
Bupati Taput Dr Jonius Taripar Parsaoran Hutabarat, menghadiri Rapat Koordinasi dan Pembahasan Usulan Peningkatan Status Jalan Provinsi Menjadi Jalan Nasional di Kantor Kementerian Pekerjaan Umum, Jalan Pattimura No 20, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (23/10/2026).
Pertemuan strategis bersama Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum ini digelar guna mempertajam usulan Pemprov Sumut, sekaligus menyelaraskan perencanaan pembangunan infrastruktur pusat dan daerah demi mendukung pengembangan kawasan strategis di kawasan Danau Toba dan sekitarnya.
3 Ruas Jalan
Dalam pembahasan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara mengawal tiga ruas jalan strategis sepanjang total 76 kilometer untuk ditingkatkan statusnya menjadi Jalan Nasional, meliputi:
– Ruas Siborongborong – Sipahutar (sepanjang 23 km)
– Ruas Sipahutar – Aek Humbang (sepanjang 25 km)
– Ruas Aek Humbang – Batas Tapanuli Selatan (sepanjang 28 km).
Bupati Taput menyampaikan bahwa peningkatan status ketiga ruas jalan vital ini sangat krusial untuk memperlancar arus mobilitas barang dan jasa, membuka keterisolasian wilayah, serta mendorong percepatan pertumbuhan ekonomi masyarakat di sektor pertanian, perkebunan, dan pariwisata.
“Koordinasi ini merupakan langkah nyata kita bersama pemerintah pusat dan Pemprov Sumut dalam memastikan aksesibilitas antarwilayah semakin mantap. Jalur Siborongborong hingga batas Tapanuli Selatan memiliki peranan penting sebagai urat nadi perekonomian masyarakat,” ujar Bupati.
Melalui sinergi erat antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat ini, diharapkan usulan pemindahan kewenangan penanganan jalan tersebut dapat segera ditindaklanjuti dan direalisasikan sesuai dengan regulasi serta kebijakan teknis yang berlaku di Kementerian PU.
Dengan terwujudnya peningkatan status jalan ini, Pemkab Tapanuli Utara optimistis konektivitas wilayah kawasan Tapanuli akan semakin solid, memangkas waktu tempuh antar-kabupaten, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan.
reporter | Jansen Simanjuntak

